MAIN

X

WARNING ! ⚠
ㅤNㅤSㅤ F ㅤW

HOME

X

PROFILE

X

MURAKAMI YUME

PROFILEXX
FULLNAMESMurakami Yume / Han Yume
FAMILY NAMEMurakami
FAKE SURNAMEHan
KANJI NAME村上夢
BIRTHDAYOctober 20, 1998
BIRTHPLACETokyo-to, Japan.
NATIONALITYKorean [ FAKE ID ]
BLOOD TYPEB
ZODIACLibra
HEIGHT168 cm
WEIGHT48 kg
OCCUPATIONSeveral part time jobs; in GS25 [ a convenience store ] and in Etude House [ Myeongdong branch ]. Also a packing crew of Haven's Slave.
SIBLINGOne Older Brother
FACE CLAIMJung Yerin

SHORT INTRODUCTION

ㅤㅤㅤㅤDilahirkan dengan nama Murakami Yume, namun naas nasib gadis malang ini berbalik 180 derajat sebab kejadian tak tertahan pada tahun 2004.

ㅤㅤㅤㅤKini memiliki ID Card palsu yang dibuatkan oleh ojisan gadis itu sebelum nyawa sang paman sempat direngut.

ㅤㅤㅤㅤ


ㅤㅤㅤㅤ
IDENTITY :

ㅤㅤㅤ⋆ Han Yume
ㅤㅤㅤ⋆ Asteria of Heaven's Slave
ㅤㅤㅤㅤ


STORYLINE

X

⠀

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ──── ✦ ⋆

⠀
ㅤㅤSebelum Han Yume, Murakami Yume terlebih dahulu eksis dalam dunia merana. Meskipun presensinya mesti disamarkan───entah sampai kapan, barangkali sampai ajal tiba.
ㅤㅤ

ㅤㅤLahir sebagai anak kedua dari salah satu keluarga Yakuza masyhur asal Jepang, Murakami Yume sempat mencicipi indahnya hidupnya selayak tuan putri dengan cinta jua kasih berlimpah yang diberikan langsung dari bejana afeksi milik orang tua.
ㅤㅤ

ㅤㅤBegitu diutamakan kesejahteraan Murakami Yume sehingga keluarganya, berlandaskan sayang, menyembunyikan eksistensinya dari dunia. Enggan bermain api dengan para musuh yang dapat membahayakan sang tuan putri. Bukan takut kalah, melainkan takut kehilangan. Segala informasi tentang Murakami Yume lantas dibatasi, hanya ada satu yang boleh dipublikasi (sekadar tipuan): tuan putri Murakami itu cacat.
ㅤㅤ

ㅤㅤBetapa indah dan sempurna kehidupan keluarga Murakami selama beberapa saat────hingga bila diingat, mendatangkan senyum di paras porselen sang putri, yang mana langsung berganti kedurjaan tatkala ia hanyut ke memori di tahun 2006.
ㅤㅤ

Siapa sangka kebahagiaan amatlah semu, hanya bertahan 6 tahun.
ㅤㅤ

ㅤㅤSekelompok pengkhianatlah perusaknya. Menyerang tanpa aba dan menghabisi tanpa iba. Orang tua Yume merenggang nyawa di depan matanya. Sementara sang kakak, presensinya hilang dari pandangan, manakala paman memboyongnya pergi tanpa menghiraukan jeritan “Kakakku masih di sana!” dari celah bibir Yume.
ㅤㅤ

ㅤㅤBeruntung, jeritan Yume luput dari pendengaran para pengkhianat. Jika tidak? Sia-sia mayat anak perempuan berfigur serupa Yume diletakkan di rumah guna menipu dan membuat ilusi seolah Yume telah mati di tempat.
ㅤㅤ

ㅤㅤSejak saat itu, Tokyo dan gulitanya telah ditinggalkan. Yume hidup bersama paman di Fukuoka. Masa kecil Yume tidak seindah biasanya. Dahulu dihujani cinta tanpa batas, kini dihujani latihan bela diri tanpa jeda. Besar keinginan paman agar Yume dapat bertahan apabila serangan kedua dilancarkan───bahkan, paman telah merancang sebuah rencana.
ㅤㅤ

“Bilamana suatu saat pengkhianat itu datang, jangan pedulikan aku. Turun ke ruang bawah tanah, lalu ambil box berisikan uang juga beberapa keperluan lainnya. Kabur ke pelabuhan, dan menyeberang ke Busan. Samarkan margamu.”
ㅤㅤ

ㅤㅤSelang beberapa waktu, kekhawatiran sang paman pun terealisasikan juga. Musim gugur 2018, pada akhirnya, mereka kembali diserang. Yume, menghormati harapan dan permintaan sang paman, lantas menyeberang ke negeri sebelah menggunakan sebuah kapal.
ㅤㅤ

ㅤㅤDari kedatangannya hingga hampir satu tahun melintas, hidup Yume tergolong luntang-lantung. Sebuah kamar sewa kecil di pinggir kota menjadi pelindung tubuh ringkihnya. Berbekal bahasa Korea cukup fasih (ajaran pamannya), Yume mengambil beberapa pekerjaan paruh waktu guna menyambung hidup. Hidup di Busan bukanlah pengalaman yang memiliki impresi baik di memorinya. Selain pertemuan dan kenangannya dengan Shin Wooshik, tidak ada yang benar-benar berarti.
ㅤㅤ

ㅤㅤSampai beberapa peristiwa tidak diprediksi terjadi yang mengharuskannya berlari dari Busan juga───meninggalkan hidup barunya yang runtuh.
ㅤㅤ

ㅤㅤYume dengan kenaifannya pun berlabuh di Ibu Kota. Bermaksud memulai hidup baru, tanpa tahu biaya untuk membeli kenyamanan itu sendiri. Terdesak keadaan, Yume pun memutuskan untuk meminjam dana dari renternir.
ㅤㅤ

Salahkah pilihannya?
ㅤㅤ

ㅤㅤEntah, kisah Han Yume baru dimulai. Sampai jumpa, Murakami Yume───atau selamat tinggal, lebih tepat?
ㅤㅤ
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ──── ✦ ⋆

⠀

RELATIONS

X

MURAKAMI RYOKU
Her older brother.

TRIVIAS

X

LIKESDISLIKES
CatsBugs
MoneyAkhir bulan
FoodsBeondaegi
Iced CoffeeHot Coffee
Mint ChocoStrawberry
Autumn , SpringSummer, Winter

SOME FACTS ABOUT HER

ㅤㅤㅤㅤ
►ㅤㅤMemiliki ID Card kewarganegaraan Korea palsu yang dibuatkan oleh pamannya sebelum beliau meninggal. Nama yang tertera pada ID Cardnya adalah Han Yume.
ㅤㅤ
►ㅤㅤPernah membunuh seorang pria paruh baya yang merupakah ayah tiri dari teman pertamanya di negeri ginseng ini, yang merupakan ayah abusif dan sering menyiksa temannya itu. Salah satu alasan ia ke ibukota, selain karena keadaan ekonomi.
ㅤㅤ
►ㅤㅤYume terlilit hutang dengan sekelompok renternir saat ia pertama kali datang ke Seoul. Pergi secara terburu-buru sebab tidak ingin meninggalkan jejak diri di Busan membuat dirinya tidak sempat membawa apapun, termasuk uang. Dan bertahan hidup di Seoul tanpa uang sepeserpun hampir membuatnya gila.
ㅤㅤ
►ㅤㅤBekerja di Convenience Store GS25 dekat tempatnya tinggal pada shift pagi saat weekdays, kemudian bekerja di Etude House branch Myeongdong pada shift sore hingga malam setiap weekend.
ㅤㅤ
►ㅤㅤPernah beberapa kali mencuri product kosmetik itu dan menggantinya dengan produk palsu.
ㅤㅤ
►ㅤㅤSeringkali memakan stock kadaluarsa dari tempatnya bekerja, GS25. Memiliki pencernaan yang kuat sehingga ia jarang mendapatkan sakit perut walau memakan makanan kadaluarsa.
ㅤㅤ
►ㅤㅤYume tidak pernah bersekolah, maupun berkuliah. Hanya diajarkan oleh ojisannya beberapa pelajaran basic seperti bahasa Jepang -tentunya- juga bahasa Korea, sehingga saat ia pertama kali sampai di Busan, ia sudah bisa berbahasa Korea. Selain bahasa, ia juga diajarkan sedikit pelajaran science juga geography, dan juga bela diri guna melindungi diri dari bahaya yang mungkin saja menghampiri.
ㅤㅤ
►ㅤㅤYume tidak pernah berpacaran, hanya pernah beberapa kali berkencan demi mengincar uang para pria itu.
ㅤㅤ

ADDRESS

X

42-8, Jongro 56-gil, Jongno-gu, Seoul (Cozy Building, Sungin-dong)